BIJAK DALAM MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA PADA MASA PANDEMI COVID-19
BIJAK DALAM MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Sejak Covid-19 masuk ke Indonesia, pemerintah menetapkan social distancing pada bulan Maret 2020. Semua kegiatan diharuskan dikerjakan di rumah. Mulai dari sekolah, kantor, maupun pemerintahan. Dampak Covid-19 membuat semua orang harus dirumahkan dan tetap mematuhi protokol Covid-19 seperti dilarang berkerumun, memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kesehatan. Terlebih Covid-19 membuat semua hal yang awalnya dikerjakkan dengan tatap muka, harus dilakukan secara online. Jika semua hal dilakukan secara daring/online pastinya akan menimbulkan kebosanan. Salah satu cara untuk mengurangi kejenuhan saat Work From Home (WHF) dengan membuka social media yang kita punya. di era globalisasi yang semakin maju. Tak dapat dipungkiri jika teknologi internet akan berkembang dengan pesat. Internet menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dicari anak muda bahkan orang dewasa di masa Pandemik Covid-19.
Penggunaan internet terbanyak digunakan untuk berselancar di sosial media. Namun tahukah kalian bahwa kita harus bijak dalam menerima segala informasi yang kita dapatkan dari internet. Kita harus pandai-pandai menyaring berita/ isu-isu yang belum benar kejelasannya. Dikutip dari lama web (https://m.merdeka.com), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan, telah terjadi peningkatan jumlah kasus penyebaran hoaks dan ujaran kebencian pada masa Pandemi Covid-19. Sejak Maret 2020 hingga April 2020, Yusri telah menerima seidaknya 443 laporan berkenaan dengan ujaran kebenciaan atau yang bisa kita sebut dengan berita hoaks.
Ada beberapa berita hoaks yang muncul selama Pandemi Covid-19. Berita yang pertama adalah berita tentang penyemprotan alkohol ke seluruh tubuh dapa membunuh virus Covid-19. Faktanya, berita itu hanyalah berita bohong yang dapat merugikan diri sendiri jika benar kia melakukan penyemprotan alkohol ke seluruh tubuh. Penyemprotan alkohol ke seluruh tubuh sangat berbahaya jika mengenai pakai dan selaput lendir seperti mata dan mulut. Berita yang kedua adalah berita tentang vaksin pneumonia yang ampuh untuk melindungi diri dari paparan virus Covid-19. Faktanya, vaksin ini tidak dapat melindungi dari virus Covid-19 karena virus ini tergolong jenis virus yang baru. Berita yang ketiga adalah berita tentang virus Covid-19 yang hanya menyerang orang lanjut usia. Faktanya, virus Covid-19 nyatanya juga menginfeksi semua orang dari segala usia. Banyak sekali anak-anak, anak muda, dan balita yang terinfeksi virus Covid-19. Berita yang keempat adalah berita tentang membilas hidung dengan memakai saline dapat membantu mencegah infeksi. Faktanya, WHO menyebutkan tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa mencuci hidung dengan menggunakan saline secara teratur dapat melindungi kita dari terinfeksi virus Covid-19. Meskipun dengan mencuci hidung dengan menggunakan saline secara teratur dapat membantu memulihkan seseorang yang terkena sakit flu biasa.
Komentar
Posting Komentar