SINDROM IMPOSTOR
SINDROM IMPOSTOR
Pernahkah kamu mendapatkan keputusan tersebut namun merasa tidak pantas mendapatkan keputusan tersebut? Jika pernah, bisa jadi kamu mengidap IMPOSTOR SYNDROME.Sindrom penipu atau sindrom penipu adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa tidak pantas dengan segala hal dan prestasi yang telah ia capai. Mereka justru merasa cemas dan tidak pantas, dan seolah-olah suatu hari orang lain akan tahu jika ia hanyalah penipu yang tidak pantas dengan segala prestasinya.
GEJALA SYNDROME IMPOSTOR
• Gampang cemas
Seseorang yang gampang cemasan biasanya dia parnoan dan menandakan bahwa dia memiliki gejala sindrom impostor.• Tidak percaya diri
Seseorang yang tidak percaya diri membuat orang itu mudah merasa bahwa dirinya tidak bisa.• Frustasi / depresi
ketika gagal memenuhi standar yang ditetapkan
-Berbagi Ilmu Untuk memastikan apa saja kemampuan kamu dan apa pun yang kamu lakukan, cobalah untuk berbagi ilmu.
-Saat berbagi ilmu kepada orang lain, kamu akan menyadari apa pun yang kecil atau besar kompetensi kamu dalam bidang tersebut.
-Curhat dengan Orang Terpercaya untuk berbicara dan berbagi kepada sahabat, keluarga.
-Bisa kepada tenaga ahli atau mentor yang cakap sindrom ini. Dengan begitu, kamu akan memperhatikan untuk bercermin pada diri sendiri.
• Cenderung perfeksionis (menuntut kesempurnaan)
• Ketakutan yang terus menerus dikatakan sebagai "penipu"
• Takut untuk mencoba hal-hal baru.
Orang yang mengidap sindrom impostor akan takut keluar dari zona nyaman dan takut mencoba hal-hal yang baru.TIPS MENGATASI SINDROM IMPOSTOR
Tidak Terpaku Pada Standar Tinggi Belajarlah agar tidak terlalu terpaku pada standar tinggi atau kesempurnaan yang ia tetapkan bagi dirinya sendiri. Sadarilah bahwa semua orang tidak perlu jadi sempurna.-Berbagi Ilmu Untuk memastikan apa saja kemampuan kamu dan apa pun yang kamu lakukan, cobalah untuk berbagi ilmu.
-Saat berbagi ilmu kepada orang lain, kamu akan menyadari apa pun yang kecil atau besar kompetensi kamu dalam bidang tersebut.
-Curhat dengan Orang Terpercaya untuk berbicara dan berbagi kepada sahabat, keluarga.
-Bisa kepada tenaga ahli atau mentor yang cakap sindrom ini. Dengan begitu, kamu akan memperhatikan untuk bercermin pada diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar