BAGAIMANA MENGATASI WRITERS BLOCK?


              
                             
     Pasti semua orang bertanya-tanya bagaimana sih caranya ketika kita mengalami writers block. Writers block  sendiri adalah keadaan dimana seorang penulis tidak dapat menuangkan segala idenya ke dalam tulisan. Pikiran buntu , otak terasa kaku, seolah ada yang menghalangi keluarnya gagasan. Tak satu pun kata, apalagi kalimat atau paragaraf yang mampu dihasilkan oleh sang penulis.

     Writers block tidak hanya dialami bagi mereka yang masih awam dalam dunia kepenulisan. Novelis, seagai lazimnya penulis pernah bahkan kerap mengalami kebuntuan. Tidak tahu yang harus diperbuat ataupun ditulis.  Sudah mulai menulis 2 halaman secara tiba-tiba otak kita mengalami kebuntuan. Hal itu bisa membuat putus asa, bosan, atau ada juga yang menyobek kertasnya berulang-ulang namun tak menemukan apa yang diiinginkan.

     Bagi penulis pemula, writer’s block dapat menjadi kendala yang membuatnya merasa tidak mempunyai bakat hingga akhirnya berhenti menulis.

   Namun, penulis professional dengan cepat mengidentifikasi penyebab terjadinya writer’s block dan menemukan solusi.

    Writer’s block (WB) itu biasa dialami oleh penulis dan pengarang. Pengarang novel Laskar Pelangi pun setuju WB itu wajar terjadi tetapi agak aneh jika baru 2 halaman saja sudah buntu. Itu WB atau tidak ada rencana menulis? Itu WB atau sebenarnya ada masalah nonteknis?

      Setelah berjuang menemukan ide dan mulai menulis. Kemungkinan kamu mengalami kebutuhan atau writer’s block. Ibarat kendaraan, mogok di tengah jalan, itukan harus mencari akar permasalahan dan akhirnya mendapat solusi.

      Nah, 11 dari 20 cara mengatasi writer’s block ini saya ambil dari buku Arsotek Kata. Mungkin dapat membantu kalian semua ketika writer’s block itu hinggap. Apa saja cara mengatasi writers block tersebut :

1.  Berjalan Sejenak

     Hirup udara segar diluar. Perhatikan sekeliling. Lihatlah pemandangan yang indah dan menggembirakan. Besantailah dan lepaskan ketegangan setelah menulis.

2.   Membaca Buku Serupa
     Maksudnya, jika sedang menggarap novel maka bacalah novel serupa, jika sedang menulis buku motivasi, maka bacalah buku motivasi.

3.    Membaca Buku Kesayangan

     Cara ini mirip dengan yang tadi. Hanya saja, ketika kamu membaca buku kesayangan maka akan muncul rasa senang. Biasanya ide menulis mengalir ketika hati bahagia.

4.    Ikuti Pola Penulis Profesional

     Tetapi Tidak Plagiat
William Zinsser pernah menyatakan, “jangan pernah ragu meniru penulis lain. Setiap seniman yang  tengah mengasah ketrampilannya membuthkan model. Pada akhirnya, Anda akan menemukan gaya sendiri dan menanggalkan kulit yang Anda tiru.”

5.    Meminta Nasihat

      Banyak orang yang lebih jago dalam hal menulis. Mintalah sarannya. Mungkin itu akan berguna dalam karyamu.

6.    Menyalurkan Hobi dan

   :Melakukan Sesuatu Kreatif
Apakah kamu hobi memasak? Tinggalkan sejenak proyek bukumu itu! Ikuti hobimu. Buatlah sesuatu yang baru atau jarang kamu lakukan, setelah itu menulis lagi.

7.   Berolah Raga

    Tubuh perlu sehat. Jika sakit, daya tahan tubuh untuk menulis biasanya tidak akan lama.

8.   Gerakan Tubuhmu dan Atur Pernafasan.

   Bisa juga dengan meditasi atau yoga atau tarian. Setelah rilex, lanjutkan menulis.

9.    Memikirkan Hal-Hal Yang Akan Ditulis Sebelum Tidur

    Hal ini baik dilakukan. Mulailah memikirkan sesuatu yang akan ditulis besok selama beberapa menit sebelum tidur. Pikiran bawah sadar dapat . memecahkan suatu masalah didiri walaupun sedang tidur. Ketika bangun, kemungkinan sudah ada solusinya. Muncul hal-hal baru.

10.   Hilangkan  Hal-Hal Yang Menganggu

    Harap hilangkan hal-hal ynag menganggu, misalnya mematikan HP atau men-silent, bersihkan tempat menulis dan menata rapi, setelah itu bisa menulis  lagi jika sudah siap.

11.    Istirahat

     Terlalu lama menulis mungkin membuat bagian tubuhmu lelah dan tegang. Beristirahatlah agar tubuh kembali bugar.

     Nah, semoga 11 dari 20 cara tersebut bisa membantumu dalam mengatasi writer's block.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Menulis Cerita Mini

BAHAN AJAR MATERI HAK DAN KEWAJIBAN KELAS VI

Merasa kesepian dan terisolasi?