TEORI KONSPIRASI MEDIA SOSIAL
Setiap orang didunia pasti mempunyai handphone. Tak dapat dipungkiri benda pipih yang bernama handphone yang awalnya jadi kebutuhan sekunder justru diera industry 4.0 ini menjadi kebutuhan pokok. Penggunanya tidak hanya dikalangan remaja saja, orang tua, kakek, nenek, bahkan anak kecil sudah mempunyai handphone. Handphone tidak hanya dimiliki oleh para kolongmerat, polisi, tentara, presiden, menteri, tukang becak, petani, bahkan pengemis sekalipun. Hal itu bisa berdampak baik ataupun buruk.
Handphone sendiri memuat berbagai aplikasi salah satunya adalah medsos atau bisa sebut media social.
Aplikasi media social sangatlah beragam seperti facebook, snapchat, twitter, instagram, tiktok, line, whatsApp, dan lain-lain. Tak dapat dipungkiri banyak sekali pengguna media social didunia, termasuk salah satunya negara kita, Indonesia.
Banyak sekali anak muda, orang dewasa, dan anak-anak mempunyai media social. Nah, media social sendiri adalah media online yang digunakan sebagai alat komunikasi antar penggunanya atau sarana pergaulan secara online. Dampak dari media social beragam, ada yang baik dan ada yang buruk. Disini saya akan membahas dampak buruk media social. Salah satunya penyebaran teori konspirasi. Teori konspirasi atau teori persekongkolan adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkai peristiwa (pada umumnya peristiwa politik, social, atau sejarah) adalah suatu rahasia,dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh.
Nah, kali ini kita akan membahas teori konspirasi tentang media social. Saya sangat yakin yang baca ini tidak asing dengan namanya media social facebook, twitter, instagram, snapchat, dan lain-lainnya. Terkadang kitapun ketika ada sesuatu yang baru tren-tren pasti kita langsung join atau langsung membuat akun/ bergabung disitus-situs yang lagi terkenal itu tanpa berfikir panjang adakah sisi buruk dari platform-platform ini, adakah rahasia yang disembunyikan,dan apakah kontribusi kita dalam membuat depelover-developer dari aplikasi ini menjadi kaya raya.
So, kali ini kita akan membahas teori-teori konspirasi tentang media social yang dipercaya banyak orang tentang media social yang ada. Ketika kita ngomongin teori konspirasi ini bukanlah teori konspirasi yang akupun sekali untuk percaya namun saya mengajak Anda semua untuk berdiskusi tentang teori-teori yang dipercaya banyak orang bahkan aku sendiri belum tentu percaya.
1. FACEBOOK
Facebook adalah sebuah layanan jejaring social yang mempunyai lebih dari satu miliar pengguna aktif, lebih dari separuhnya menggunakan telepon genggam. Penggunanya harus mendaftar sebelum menggunakan situs ini. Facebook mempunyai pengguna aktif setiap harinya sebanyak 1,56 miliyar orang bahkan hampir 2 miliar orang. Dengan waktu sepanjang itu dan pengguna sebanyak itu, facebook memegang banyak sekali data.
Ditahun 2018 awal, facebook kena skandal Cambridge Analytical. Dimana akhirnya ketahuan bahwa mereka menggunakan data-data pribadi orang tanpa ketahuan dan menggunakannya untuk kepentingan partai kampanye. Skandal data facebook ini melibatkan pengumpulan informasi pribadi 87 juta pengguna Facebook. Data ini digunakan untuk mempengaruhi pandangan pemegang hak pilih sesuai keinginan politikus yang mengontrak Cambridge Analytica.
Kasus ini sangatlah besar sekali sampai-sampai Mark Zuckerberg nangis di pengadilan. Walaupun mereka berjanji akan memperbaiki sistem keamanan facebook tapi banyak orang yang masih meragukan dan merasa bahwa data-data di facebook akan tetap dijual dan mereka akan mencari cara lain untuk menggunakan data-data personal rang untuk mencari uang. Salah satu teori konspirasi terbesar tentang facebook adalah mereka merekam semua percakapan para penggunanya untuk meraup informasi-informasi demi meraih target iklan yang lebih baik.
Banyak yang percaya bahwa bahkan facebook kalaupun kalian tidak lagi menggunakan facebook untuk chat, telpon, dan membuat status. Akan tetapi aplikasinya masih terbuka, ada sistem yang merekam semua percakapan Anda.
Pada 2014 lalu, facebook melawan satu fitur yang bisa mengidentifikasi lagu yang sedang kamu dengar dan langsung upload itu ke status kamu. Dengan itu berarti facebook punya sistem untuk merekam atau mendengarkan. Jadi aplikasinya mempunyai akses ke mikrofon hp Anda dan dapat dipercaya selama facebook masih terbuka dapat dipastikan bahwa facebook dapat mendengarkan apa yang ada katakan dimanapun dan kapanpun itu. Contohnya : Anda sedang berkata sepatu dan aplikasi facebook masih terbuka otomatis facebook akan menayangkan iklan sepatu seperti yang Anda omongkan.
Tahukah Anda bahwa yang seram itu bukanlah hantu ataupun pembunuhan melainkan penyebaran data pribadi kita. Banyak orang berada ditahap seseram apa jika data kita tersebar. Penyebaran data adalah pelanggaran privasi manusia. Bisa saja data-data itu jatuh ketangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Nah, kalau data kita hanya digunakan untuk perusahaan shampo itu masih aman. Bisa dibayangkan kalau misalnya data kita jatuh ke tangan mafia, pembunuhan, traffic human, dan penjual ginjal. Menyeramkan bukan.
Saking besarnya teori konspirasi ini akhirnya facebook mengeluarkan sebuah pernyataan “Facebook tidak mendengarkan dan menyimpan percakapan Anda.”
2. SNAPCHAT
Snapchat adalah aplikasi untuk mengambil foto, merekam video, menambahkan teks dan gambar. Hasilnya bisa dikirimkan ke teman-teman dan akan hilang dalam 24 jam. Jumlah penggunanya 190 juta orang dan perusahaan ini bernilai 10-20 miliar orang. Salah satu filter snapchat yang sangat terbaik yang akhirnya ditiru di instastory adalah filter-filter mereka yang bisa nempel dimuka kita.
Mereka bisa mengenali bentuk wajah kita untuk memasang filternya secara sempurna. Yang paling terkenal adalah muka anjing, jadi kalau misalnya kita bergerak filternya mengikuti gerakan kepala kita. banyak orang percaya bahwa snapchat ini dibuat atau disokong oleh pemerintah Amerika serikat yang menyimpan data basenya untuk kepentingan VFV.
Banyak orang yang percaya bahwa pemerintah Amerika serikat menyimpan scanning muka kita ini agar kalau ada apa-apa agar gampang untuk dicari karena mereka mempunyai data full kita dan scanning muka kita. Ada satu lagi teori yang menyebutkan aplikasi snapchat bisa mendektesi/ mengenali wajah yang tak terlihat.
3. TWITER
Twiter adalah social media untuk membagikan tulisan pendek. Awalnya twiter hanya membolehkan penggunanya untuk mengirim pesan berbasis teks sebanyak 140 karakter. Namun pada November 2017, mereka menaikkan limitnya hingga 280 karakter. Nah, twiter ini sudah ada sejak smp dan booming banget pada masanya.
Tapi pada tahun 2011, ketika instagram diperkenalkan, twiter sempat terlupakan karena instagram lebih menarik. Twiter bahkan kehilangan 9 juta user mereka dan menjadi sepi karena orang-orang beralih ke instagram yang lebih visual. Pada tahun 2018, twiter menjadi naik lagi popularitasnya dan satu hal yang kita sadari bahwa twiter banyak sekali content dewasa.
Ada teori konspirasi yang ilang bhawa twiter sengaja seakan menutup mata akan hal ini tentang konten-konten dewasa yang ada diplatform mereka untuk menarik lebih banyak pengguna agar platform mereka ada yang lebih sukses kembali. Setelah diriset dikebijakan mereka, mereka mengijinkan pengguna untuk memposting gambar atau video dewasa selama dia menandainya sebagai content yang sensitive.
4. INSTAGRAM
Instagram adalah satu aplikasi untuk membagikan foto dan video yang menerapkan filter digital dalam insta story yang bisa dibagikan kelayanan jejaring social. Instagram dirilis pada tahun 2010 dan penggunanya mencapai satu miliyar di seluruh dunia. Teori konspirasinya adalah instagram bisa memperdengarkan apa percakapan kita. misalnya kita sama temen-temen lagi ngobrolin masalah baju dan aplikasi instagram masih terbuka.
Nah, pada saat itu iklannya akan menayangkan baju semuanya. Dan saya sendiri sudah membuktikannya dan memang benar adanya.
5. TIKTOK
Teori konspirasi tiktok ini lumayan simple dan biasanya ketika ngomong tiktok dan kecuali kalian adalah pengguna tiktok yang masuk ke otak kalian adalah kontroversi-kontroversi atau reputasi buruknya tiktok. Bahkan ketika kalian ngetik aplikasi goblok di playstore akan muncul tiktok.
Ada teori konspirasi bahwa tiktok sengaja mengusungkan content mereka yang buruk atau bahkan ketika kalian masuk aplikasinya akan ada recommend kalau di tiktok namanya FOR YOU itu biasanya nunjukin konten-konten yang buruk agar video-video tiktok tersebut dibawa ke media lain dan diviralkan sehingga membuat nama tiktok makin terkenal.
6. YOUTUBE
Media social seperti youtube memiliki algoritme sistem yang memperkenalkan kalian ketika kalian menyukai sesuatu maka konten serupalah yang akan dipost ke timeline kalian.
Akibatnya dalah ada sesuatu yang dinamakan filter buble. Fiter buble ini membuat orang lebih jauh teropsesi dan terisolasi secara intelektual. Contohnya ketika kita nonton 3 konten teori bahwa bumi itu datar maka youtube akan memperkenalkan konten serupa berupa teori bahwa bumi itu datar. Padahal kenyataannya bahwa bumi itu bulat. Hal itu bisa menyebabkan pembodohan public.
Nah, dari keenam teori konspirasi itu yang mana yang dapat Anda percaya. Kalau aku sendiri nomer 4.
Cobalah dan buktikan kalau memang benar jangan lupa komentar semoga apa yang saya tulis semoga bermanfaat bagi semua.

Biar laku juga yaa, kan semakin tenar, semakin banyak pemasukan 😅😅😅
BalasHapusIya kak namanya juga dunia bisnis apa-apa material
HapusInstagram 😄
BalasHapusTeori konspirasi, memang iya sii
BalasHapuskayaknya aku familiar dengan konten ini. pasti team nerrorist kanal youtube nessie judge kan? aku juga suka nessie. eh maksudnya suka nonton nessie.
BalasHapusLebih bagus kalau diserta data-data yang valid kak, supaya pembaca tambah yakin.
BalasHapusNgeri memang di zaman yang konon globalisasi teori konspirasi begini sgt mgkn terjadi...
BalasHapus