Puisi rindu diatas perih
Rindu diatas perih
Hari ini aku kembali
Menelan luka yang sempat sembunyi
Menatap awan yang kian mengabur
Hingga pohonpun tertawa melihatnya
Disini aku sendiri
Dengan banyak kisah bertuah
Tentang itik buruk rupa dan angsa
Entahlah takdir kian semakin kejam
Aku disini tertikam sepi
Terbaring di kasur lusuhku
Menatap langit-langit dengan penuh pelu
Hingga air mata kian membahasi
Bisakah kau ajari aku bagaimana menelan luka
Atau membasuhnya dengan sakit yang teramat perih
Mengenangmu seakan membunuhku
Jiwa yang koyak tertikam rindu
Komentar
Posting Komentar