Tuhan, Terima kasih Atas kelahiranku.

 Tuhan, Terima kasih Atas kelahiranku. 

 Hai Diriku, Kalau kau bertanya mengapa aku tinggal di ujung kota, Ada yang tidak kau temui;  jiwaku tenang.  

Bunga-bunga Ketapang, hanyut di aliran pertemuan sungai okura dan danau buatan.  

Tahu kah kau, Ada langit dan tanah Lainnya selain bumi manusia.  

Kelak kau ditanah dan aku dilangit.  Hei tubuhku telah berakhir itu.  

Dari sebuah perjalanan waktu, alam Rukh, alam Rahim dan alam bumi Yang mungkin dibumi sedikit sisa nya. 

 Tubuhku mulai menua, Rambutku mulai tak rata, cepat perputarannya dunia.  

Alhamdulillah, hari ini, Aku masih bernafas menghirup udara, melihat matahari yang cerah dan hujan dibumi, masih mencintai dan cintai, masih mampu mencapai yang terkasih.

 Masih di benci dan hates.  

Ya hari ini, Tiga puluh Satu Tahun telah berlalu, aku masih menopang Rindu pada masa depan, yang Insya Allah menjadi manusia yang lebih bermanusia.  

Tuhan, terima kasih atas kelahiranku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Menulis Cerita Mini

BAHAN AJAR MATERI HAK DAN KEWAJIBAN KELAS VI

Merasa kesepian dan terisolasi?