Bercanda gitu aja marah
Bercanda-gitu aja marah sih ???
Bercanda adalah suatu perbuatan yang menimbulkan gelak tawa orang yang berada disekitarnya. Namun, bercanda itu harus sewajarnya dan harus ngeliat orang yang kita bercandain itu nganggep candaan kita serius atau ngga??? Candaan bisa berupa kata-kata atau tingkah laku yang mungkin bisa dibilang konyol.
Ketika kita merasa sakit hati karena perlakuan yang kita dapat dari orang lain... ngga jarang kitalah yang justru disalahkan.
"Aku tuh ngga maksud bikin kamu tersinggung."
"Ih... kok kamu lebay gitu sih."
Padahal apapun yang kita rasakan itu nyata... Meski menurut mereka itu bercandaan, tapi kalau kamu nggak merasa itu lucu atau terhibur dengan perbuatan mereka... maka sebenarnya itu tindakan yang egois.
You Feelings are Valid!
Hal "sensitif" buat tiap orang berbeda. Ketahanan mental tiap orang juga berbeda. Hanya karena bualanmu itu bukan masalah serius, bukan berarti orang lain harus merasa biasa saja. Kondisi tiap orang bisa terbentuk dari lingkungan atau pengalaman masa lalunya yang buruk.
Seringkali kita ngga tahu masalah ini. Makanya, alangkah baiknya jika kita mau belajar untuk lebih peka terhadap perasaan orang lain. Apapun yang mereka rasakan itu valid-nyata. Ngga mengada-ada atau lebay.
Kalau dibahas lebih lanjut ada yang disebut IVALIDATION. Apa itu invalidation??? Ivalidation adalah ketika kita mengatakan pada seseorang bahwa perasaannya "salah", dengan cara menunduk, nge-judge, menyangkal, atau meremehkan perasaan/pengalamannya. Secara tidak langsung kita menganggap mereka salah, lebay, atau bohong.
Contoh :
"Ah ngga separah itu kok?"
"Kamunya aja yang terlalu sensitif"
"Kamu terlalu masukin hati."
"Udah...let it go aja kan gampang."
"Masih untung cuma gitu doang."
"Kamu ngga seharusnya marah."
"Jangan ngarang... kamu salah paham kah!"
INVALIDATION seringkali terjadi tanpa niat jahat.... mungkin niatnya justru baik, agar orang nggak berlarut-larut. Tapi.. mengatakan bahwa perasaannya salah dapat memperburuk kondisi psikologisnya dengan memberi beban/perasaan tertuduh bahwa dia orang yang "buruk". Perasaan itu sebenarnya ngga dinilai benara atau salahnya. Apapun yang kita rasakan adalah proses alami dalam memproses informasi hanya perlu kita arahkan agar diproses dengan lebih sehat. Menghindari atau memedam perasaan itu tidak baik. Pada akhirnya akan merusak dari kita sendiri. Luka seharusnya diobati bukan ditutupi atau dianggap nggak ada.
Don't let anyone ivalidate your feelings.
Ketika kamu ngerasa sesuatu itu ada atau nyata... tidak semudah itu hilang ketika orang lain bilang itu salah. Mereka bukan kamu mereka tidak mengalami apa yang kamu alami. Mereka tidak melihat dari sudut pandangannya. Mereka tidak bisa mengatur apa yang boleh kamu rasakan atau tidak.
Semua perasaan itu penting. Kamu berhak merasakan dan mengutarakannya. Berani mengakui ketidaknyamanan adalah langkah awal berubah jadi lebih baik Ketika orang lain nggak bisa menerima itu.. Maybe they just don't deserve you. :)

BalasHapusMencerahkan banget kak. Kadang memang kita abai dengan perasaan orang lain
iya memang gitu susah peka terhadap perasaan orang lain
Hapus