Nyatanya, Tidak Selamanya Bersama Kita

Dalam perjalanan hidup, tidak semua akan menetap dan tetap tinggal. Nyatanya, ada yang datang lalu pergi, ada yang mampir hanya untuk singgah sementar, dan ada lama hadir namun perginya hanya sebentar. Dunia itu semu dan hanya sementara saja. Tak selamanya orang yang kita harapkan menetap dan tinggal bersama kita. Seleksi alam dalam sebuah perjalanan hidup itu perlu untuk mengetahui mana yang peduli dan mana yang tidak. Tahu kah kalian... Ada orang yang hadir  sebagai penghalang. Ada orang yang ngga kita sangka ternyata nyambung banget dengan kita namun ada juga hubungan yang kita harapkan bakalan langgeng namun ternyata kandas tanpa penjelasan. 

Sesuatu yang hadir tak selamanya milik kita ada kalanya dia akan pergi dengan sendirinya

Nyatanya... Tidak selamanya bersama kita termasuk orang yang dulu buat kita bahagia, ketawa, damai namun nyatanya dia yang buat kita semakin terluka. Ada yang tinggal untuk waktu yang lama, ada juga yang hanya mampir untuk menorehkan luka. Sungguh tuhan pandai membolak balikan hati manusia. Manusia hanya bisa pasrah ketika cinta yang amat begitu dalam kepada hamba-Nya dapat membuat kecemburuan bagi Sang Pencipta sehingga apa yang harusnya tetap tinggal dibiarkan untuk pergi begitu saja.

Perginya seseorang karena ada alasannya... namun apapun itu jangan membuat diri kalian bersedih terlalu dalam. Sebab sesuatu berlebihan akan sangat tidak baik. Bersyukurlah karena dia sempat membuatmu bahagia dengan apa yang dilakukannya, walaupun itu hanya sebentar saja. Ketika orang itu pada akhirnya pergi, kamu bukan membuang waktu. Namun semua itu takdir yang harus ditempuh. Tidak ada yang kebetulan didunia ini. Seringkali, kita dipertemukan dengan orang yang tepat dan pada waktu yang tepat pula. Pasti ada alasan untuk tiap kehadiran orang yang memilih ada. Tiap hubungan mengajarkan sesuatu. Setidaknya.... kita mampu mengenal diri kita sendiri.

Hidup akan terus berubah. Kamupun berubah dan adakalanya, kamulah yang pada akhirnya memilih untuk pergi dari orang lain. Ngga papa sering kali perpisahan adalah jalan terbaik menemukan kebahagian di masa yang akan datang. Entah kapan itu, ngga perlu memaksakan diri untuk tetap bertahan tapi nyatanya malah tersiksa dan tersakiti. Kita juga harus peduli terhadap diri kita sendiri. Love your self. 

Tiap orang pasti punya hidup dan skenario cerita masing-masing. Dalam cerita mereka, kamu bisa saja jadi tokoh penting dan disebutkan lebih dari satu kali. Atau sebagian besar cerita dia tentang kenangan indah bersamamu.... yang entah ngga papa atau ada apa-apa. Tapi aku harap, menjadi tokoh yang baik di cerita sendiri dan orang lain. 

Kita akan tampak jelek dicerita orang lain tapi itu hanya berlaku pada orang yang iri denganmu

Tetaplah semangat dalam menjalani hari-harimu. Keep spirit,,, guizzz. Karena sejatinya yang tak kan meninggalkan kita adalah diri kita sendiri. Berikan yang terbaik buat diri kita dan jangan sekali-kali karena ngerasa ngga enak sama orang lain justru malah menyakiti diri sendiri. Luka fisik bisa sembuh namun luka bathin... entahlah meskipun sembuh namun ada sedikit celah goresannya. Jadilah dirimu yang bisa membahagiakan dirimu sendiri. Teman, keluarga, orang-orang yang kita sayang tak selamanya ada buat kita. Hanya waktu yang dapat menguraikan semua kenangan yang kita pupuk sejak lama. Takdir manusia tidaklah orang yang tahu. Entah waktu yang mengejar atau kematian yang datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Menulis Cerita Mini

BAHAN AJAR MATERI HAK DAN KEWAJIBAN KELAS VI

Merasa kesepian dan terisolasi?