Cerita Usang

 Cerita Usang

Seperti ada yang salah, beberapa malam ini mimpiku selalu menghadirkan dirimu di masa lalu.  Saat dimana senyum mu masih secerah sinar matahari yang terbias di rusuk-rusuk cakrawala.  Saat dimana peluk mu masih sehangat pijar Mentari dalam kandungan embun pagi. 
Ahh, mungkin aku hanya sangat merindukan mu.  Sayangnya yang ku rindukan hanyalah keping memori yang tidak akan terulang.  Tentang kisah-kisah usang atas sudut ruang yang menjelma petang, meski hidup hanya perihal pengulangan namun sosok mu hanya Indah untuk sekedar dikenang.  Sehat selalu ya, aku tidak ingin senyum mu pudar di bilas kerasnya dunia.  Kau harus selalu bahagia, meski aku bukan orang yang kau ajak untuk berbagi cerita: ')

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Menulis Cerita Mini

BAHAN AJAR MATERI HAK DAN KEWAJIBAN KELAS VI

Merasa kesepian dan terisolasi?