Puisi CINTA Dalam Doa
PUISI CINTA DALAM DOA
Dika begitulah namamu
Yang selalu ada dibenakku
Hadirmu jadi hadiah terindahku
Yang dikirim tuhan lewat ibumu
Pertemuanku dengan engkau saat ini
Jadi takdir illahi
Aku tak minta dan mengharap
Bertemu dengan engkau
Yang pernah singgah dihatiku
Tinggalkan sejuta kenangan berbalut luka
Kau masuk celah hati yang pilu
Tanpa pamit kau tinggalkan semuanya
Sejuta kenangan yang hanya bisa ku kenang
Kau seperti senja
Indah namun sejenak lukiskan bahagia
Begitu cepat hilang dan sangat lama kujumpa
Kau seperti kelabu
Diantara dua warna
Yang tak sedap dipandang
Itulah engkau dimataku
Indah Tapi tak mengindahkan
Kau semu namun tak samar
Namun aku tak perlu marah
Apalagi tuntut keadilan darimu
Sebab ku tahu kau bukanlah siapa-siapa bagiku
Jika kau memang ada untukku
Ketulusan cinta dalam diam
Akan jawab doa atas kerinduan
akhir pekanku mendadak melow baca puisi kak mita. nice :)
BalasHapusHihi aku suka baca puisi bermajas tapi tidak tau cara bikin puisi bermajas. Kaka begini kah juga? Atau memang tidak suka majas? Wkwkw puisi ku amburadul tanpa majas, bagusan punya kakak><
BalasHapusSemangat nulis hihi
"Hadirmu jadi hadiah terindah bagiku
BalasHapusYang dikirim Tuhan lewat ibumu" #bestpart
Duh..Dika, aku jadi penasaran denganmu.
BalasHapusMasihkah kau memendam rindu itu???
Puisinya..bagusss kak
MaasyaAllah senang membaca "Puisi Cinta Dalam Do'a" :)
BalasHapusKau semu namun tak samar~
BalasHapusAhh.... Aku pernah ada dalam puisi ini
BalasHapusDalam doa ada cinta ... melow sekali ... untuk aku lagi semangat ... kebawa loh rasa puisinya ...keren
BalasHapus